Senin, 30 November 2009

Some Photos Of Meraih Mimpi





Meraih mimpi film produksi Indonesia yang dapat ditonton oleh semua umur. Film kartun 3D ini banyak menyedot pengunjung untuk menonotonnya . Contoh diatas adalah beberapa gambar dari film Meraih Mimpi. Thanks -Devin

Sinopsis Film Meraih Mimpi


Film Meraih Mimpi yang mana adalah Film Animasi Indonesia berjenis musical hadir ke layar bioskop Indonesia. Semoga ini adalah awal kebangkitan film kartun Indonesia. Saya sendiri merasa kagum dengan kualitas gambar dan ceritanya. Dengan pengisi suara yakni Gita Gutawa, Patton ‘idola Cilik’, Uli Herdinansyah, Surya Saputra, Shanty, Cut Mini, Indra Bekti dan Jajang C. Noer.

Film ini diawali dengan seorang gadis yang bernama Dana ( Gita Gutawa ) terpaksa mengikuti sebuah tradisi patriarkis di kampung. Disamping itu ada masalah besar yang melibatkan keluarga Dana dan seluruh warga kampung dengan pajak tanah yang besar karena ulah juragan tuan tanah yang kejam. Rencana awal tuan tanah Pairot hendak mengusir seluruh penduduk kampung untuk membangun perhotelan dan kasino.

Nah, disinilah cerita Meraih Mimpi mulai menarik untuk disimak. Akibat kejadian itu, Dana ingin mempertahankan kampungnya dan melawan tuan tanah pairot dengan melanjutkan sekolah melalui kompetisi beasiswa.

Dana mempunyai teman binatang hutan dan Rai ( Patton Idola Cilik ) yakni adiknya yang membuat Dana sukses meraih beasiswa dan juga rahasia besar tuan tanah Pairot akan identitas yang sebenarnya.

Inti cerita Film Meraih Mimpi yg disutradarai oleh Phil Mohamad Mitchell ini mengisahkan seorang anak perempuan dan Keluarga yang menyayangi binatang dan lingkungan dengan tidak pernah berhenti untuk bermimpi dan berjuang.

Film Meraih Mimpi ini ditulis oleh Nia Dinata dan Philip Stamp akan ditayangkan di bioskop mulai tanggal 16 September 2009

Minggu, 29 November 2009

Images Of UP Movie 3D






Itu sebagian dari foto foto film UP nya seru kok tapi sedih hmm

Sinopsis UP Movie 3D

SEUMUR hidup, Carl Fredricksen (Edward Asner) selalu memimpikan sebuah petualangan besar. Ia selalu ingin menjelajahi daerah-daerah baru dan pergi berkeliling dunia. Sayangnya hingga ia berusia 78 tahun, semua itu hanya sekedar impian saja dan tak pernah jadi kenyataan.

Setelah istrinya meninggal, Carl mendapat masalah baru. Rumahnya akan digusur dan ia terancam berakhir di panti jompo. Merasa tak ada lagi yang bisa menghalanginya melakukan petualangan seperti yang ia impikan, Carl pun bertekad membawa rumahnya pergi mengelilingi dunia. Untuk mencapai tujuannya, Carl mengikatkan ribuan balon ke rumahnya dan menjadikan seluruh rumahnya sebuah balon terbang.

Celakanya, ada satu yang tak ia perhitungkan sebelumnya. Tanpa ia sadari, ternyata Russell (Jordan Nagai), anak berusia delapan tahun yang punya rasa ingin tahu berlebihan, ternyata ikut terbawa dalam perjalanan. Akhirnya, mau tak mau Carl harus membawa pergi Russell juga dan berharap bahwa mereka tak akan terlibat masalah besar karena ulah Russell ini.

Siapa yang tak kenal Pixar. Perusahaan animasi yang dipelopori oleh Steve Jobs, petinggi Apple, ini memang adalah perusahaan animasi yang selalu menyajikan film animasi berkualitas tinggi. Kalau tak percaya, lihat saja WALL-E yang berhasil memukau penonton dengan animasi nyaris tanpa dialog ini. Kesuksesan Pixar tak berhenti sampai di sini, kali ini Pixar kembali menawarkan animasi dengan konsep yang berbeda dari WALL-E.

Film berjudul singkat, ‘UP’, ini berkisah tentang sebuah kondisi yang sebenarnya hanya akan dimengerti oleh orang dewasa saja namun dengan pengolahan alur cerita yang menarik, konsep itu tak akan sulit diterima anak kecil dengan penalaran yang masih terbatas. Ide tentang mimpi yang tertunda, kehilangan orang yang dicintai dan kekecewaan yang kadang membawa berkah memang tak mudah dicerna anak-anak namun di situlah keunggulan film ini. Menyederhanakan konsep yang rumit itu.

Soal kualitas animasi, barangkali tak perlu dibahas lagi. Seperti biasa, Pixar tak akan melepas sebuah film animasi tanpa pengerjaan yang benar-benar sempurna. Didukung oleh pengisi suara yang sama handalnya maka lengkap sudah senjata film ini untuk merebut minat pasar. Karena penuangan ide yang brilian maka jelas range penonton film ini pun tak akan terbatas pada anak kecil saja. Orang dewasa pun dapat menikmati film ini tanpa merasa bosan. Range usia penonton yang lebar ini pun terwakili oleh dua karakter utama yang berbeda usia tujuh puluh tahun.

Pendek kata, durasi film sepanjang 89 menit seolah berlalu dengan cepat karena sepanjang film penonton akan dimanjakan dengan suguhan visual yang apik, karakter yang cukup kompleks dan terlihat hidup, pengisian suara yang benar-benar menjiwai, dan tentu saja sebuah cerita yang menghibur namun juga memberikan sedikit pencerahan buat mereka yang sedang dirundung duka.(int/ekk)

Bingung

Kali ini gue bener bener bingung mau ngepost apa sebenernya udah dapet ide tapi ya masih meragukan idenya. Apa tetang film,musik,kartun segala macem ya? tapi ntar kalo kartun anime dongg hahahah. kasih ide ya lewat msn atau twitter terseraaaah. thankss jangan lupa di follow kali jangan dibaca doang hahahaha

Minggu, 22 November 2009

Introducing

hey sebenernya ini blog buat tugas TIK dan sekarang gue masih bingung apa yang gue mau tulis. hmmm apa ya , oh ya let me introduce my self. Siti Dhaifina Fitria, i go to nineteen junior high school, my class is IX F. Apalagi yaaaaaa tuhkan ga ada ide nih. Ohyaaa follow blog gue yaa ntar di follow lagi deh beneran ga boong. Udah ga tau lagi apa yang gue mau tulis mendingan see you in my next possssst!

 

Blog Template by YummyLolly.com - Background image by Pattern Cooler